Study with Me if not now when?

Kamis, 21 Februari 2013

TIPS & TRIK MEMBERSIHKAN SENDIRI MESIN MOBIL ANDA.


Membersihkan mesin mobil masa kini sebenarnya susah-susah gampang. Susah, bila mengingat betapa padatnya ruang mesin mobil masa kini yang terisi dengan komponen-komponen dan peralatan-peralatan penunjang kerja mesin utama yang semakin rumit, belum lagi banyaknya kabel, selang-selang, tabung-tabung dan pipa-pipa yang bersimpang siur di dalamnya.

Beberapa alasan penting mengapa ruang mesin mobil Anda juga perlu dicuci, sbb:
  1. Mencegah  terhambatnya pelepasan panas mesin akibat tertimbunnya berbagai kotoran, lelehan gemuk & oli serta debu, di body mesin, radiator mesin dan radiator AC.
  2. Mencegah percepatan ausnya beberapa komponen/ part yang terbuka, akibat tertimbunnya kotoran dan debu di area tsb., misal: ACG (Alternating Current Generator)/ altenator/ dinamo, belt AC, belt & puli dinamo, belt & puli water pump, belt & puli power steering oil pump dan puli lainnya.
  3. Memperingan kerja electric fan radiator mesin dan AC dalam mengusir panas radiator.
  4. Menjaga agar konektor-konektor kelistrikan tetap berfungsi baik, tidak terhambat debu atau kotoran yang berhasil menyusup kedalamnya.
  5. Secara tidak langsung akan menambah kepercayaan diri dan kewibawaan Anda dalam mengendarai mobil Anda, karena mobil Anda sudah tampil cantik luar dalam.
  6. Berguna untuk menjaga atau meningkatkan harga jual mobil Anda, sekiranya mobil Anda akan dijual dalam waktu dekat.
  7. Dll.
Pekerjaan Membersihkan Sendiri Mesin Mobil Anda di atas akan menjadi lebih mudah kiranya, bila ditunjang dengan pengetahuan dasar tentang: ruang mesin itu sendiri, bahan pembersih dan alat bantu dan peralatannya, sbb.:

Ruang mesin.

Ruang mesin secara umum, selain bodi ruang mesin, kap mesin dan mekanisme kuncinya, di dalamnya juga terdiri dari: engine mounting, bongkahan mesin (untuk mobil RWD) atau bongkahan mesin dan transmission (untuk mobil FWD), perangkat electrical dan perangkat-perangkat lainnya, seperti: sistem pendinginan mesin, sistem kelistrikan mobil, sistem bahan bakar, sistem rem, sistem AC, sistem power steering, sistem drainage luberan air dari luar (ketika dicuci atau hujan deras), exhaust manifold, dll.

Sekedar mengulang (khusus yang ada di ruang mesin):

Engine mounting, terdiri dari: plat tebal/ steel casting mounting, colar rubber dan rubber damper.
Bongkahan mesin, terdiri dari: head cover (umumnya terbuat dari plastik injection), cylinder head, cylinder blog dan oil retainer cover. Untuk FWD (penggerak roda depan) menyatu juga transmission blog.
Sistem pendinginan mesin, terdiri dari: radiator mesin, pipa-pipa, modul electric fan engine (bila ada), water pump, puli dan belt. 
Sistem kelistrikan mobil, terdiri dari: aki, aneka kabel, aneka konektor, kotak sekring dan isinya, motor starter, alternator, ignition coil, busi, horn/ bel, ECU (bila ada), aneka lampu, motor wiper, motor penggerak kompressor AC (bila ada), motor ABS, dll.
Sistem bahan bakar, terdiri dari: fuel filter, pipa-pipa, injector, air filter box, duct, carburator/ body throttle (bila ada) , intake manifold (umumnya terbuat dari plastik Nylon).
Sistem rem, terdiri dari: booster & master rem, tabung brake fluid, pipa-pipa, perangkat ABS (bila ada).
Sistem AC, terdiri dari: radiator AC, pipa-pipa & selang karet, modul electric fan AC (bila ada), compressor & electric coupling, dryer.
Sistem power steering, terdiri dari:motor brake oil pump, tabung brake fluid, pipa-pipa.
Note:
Perangkat-perangkat dengan tulisan merah di atas adalah perangkat-perangkat yang harus terhindar dari semprotan/ guyuran air, karena bahaya korsleting/ shortage.
Khusus ignition coil dan busi relatif aman terlindungi dari air, baik oleh cable cap maupun plastic head cover.
ECU (yang berharga super mahal) pada mobil masa kini, karena fungsinya semakin kompleks sehingga berukuran besar, umumnya diletakkan di ruang mesin bukan di dalam dashboard lagi seperti mobil-mobil terbitan sebelumnya. Peralatan ini wajib terlindung dari air.
Untuk alternator pada mobil-mobil masa kini, umumnya sudah dirancang anti air (sebagai antisipasi banjir), tetapi mengingat fungsinya yang sangat fital, maka sebaiknya diasumsikan saja riskan air.

Bahan pembersih:

Bahan pembersih mesin terdiri dari: minyak tanah/ engine degreaser, belt dresser, sabun colek, cairan silikon, grease dan air.

Minyak tanah/ engine degreaser, merupakan alat pembersih lelehan atau deposit oli yang banyak sekali dijumpai pada bagian mesin dan ruang mesin.
Note:
Beberapa orang lebih suka menggunakan solar sebagai pembersih mesin dari lelehan gemuk & oli, tetapi karena sifatnya yang lebih mudah terbakar, maka sebaiknya diganti dengan minyak tanah/ engine degreaser.
Engine degreaser umumnya dijual dalam bentuk kaleng aerosol, dengan harga relatif mahal, meskipun skala area cakupannya kurang luas dibandingkan minyak tanah, maka bahan pembersih ini lebih cocok untuk membersihkan area yang bersifat lokal dan insidental.
Minyak tanah  yang berharga lebih ekonomis, memiliki skala area cakupan pembersihan yang luas dengan daya bersih yang lebih baik.

Belt dresser merupakan cairan, khusus untuk memulihkan kesegaran bahan semua jenis rubber belt, misal: belt AC, belt water pump, belt alternator, dll. Umumnya dijual dalam bentuk kaleng aerosol.
Sabun colek digunakan karena sifatnya yang baik untuk membersihkan bekas minyak tanah dan kotoran-kotoran melekat lainnya.
Cairan silikon digunakan untuk menjaga kekenyalan bahan karet atau PU, misal pada karet damper, collar rubber engine mounting, lis karet kap mesin, dll.
Grease atau gemuk merupakan pelumas berbentuk pasta, rawan oleh penumpukan debu.

Alat bantu dan peralatan lainnya:

Alat bantu dan peralatan yang dipakai untuk membersihkan mesin umumnya terdiri atas: selang penyemprot air, high pressure cleaner (bila ada), sikat gigi bekas, kuas, kuas bergagang panjang, kantongan plastik/ kresek, karet gelang, lidi/ kawat halus panjang dan lap katun bersih.
Note:
Bila tidak dianggap terlalu berlebihan, Anda boleh menyediakan alat pemadam kebakaran/ karung basah/ handuk bekas basah, siapa tahu secara tidak sengaja terjadi kebakaran.


TAHAPAN-TAHAPAN MENCUCI SENDIRI MESIN MOBIL ANDA, SBB:

Tahap 1: Memilih lokasi dan tempat mengerjakan.
Tempat yang terbaik adalah: teduh, terang, tidak banyak debu berterbangan, dan jauh dari sumber api, mengingat bahan pembersihnya merupakan cairan mudah terbakar.

Tahap 2: Persiapan. 
Sebelum dicuci pastikan dulu, bahwa mesin mobil dalam keadaan dingin.
Note:
Hindari mencuci mesin mobil dalam keadaan masih panas (meskipun pemakaian engine degreaser mensyaratkan mesin mobil harus dipanaskan dulu). 
Mesin mobil yang masih panas, bilamana mengalami pendinginan mendadak, misal disemprot air, maka beberapa part dan komponen yang ada didalam engine akan melengkung/ deformasi. Meskipun deformasi yang terjadi kecil, masih dalam ukuran mikron, tetap saja hal ini berpotensi mengganggu kerja mesin. Bila Anda menjumpai bunyi mesin berubah menjadi kasar setelah dicuci, itu tandanya telah terjadi deformasi pada mesin mobil Anda.

Bungkus/ lindungi part-part electrical dengan kantong plastik/ kresek dan diikat dengan karet gelang untuk part dan komponen seperti di atas (berhuruf merah), yaitu:  modul ABS, electric fan engine & AC, aneka konektor, kotak sekring & isinya, alternator dan yang paling utama ECU (bila ada).
Alasi dulu lantai di bawah ruang mesin, dengan koran bekas di double. Hal ini dilakukan untuk menampung tetesan kotoran berminyak dan mempermudah membersihkan lantai kembali setelah pekerjaan selesai.
Korek dan bersihkan sampai lepas, semua kotoran: tanah, lempung, minyak, dll., yang menggumpal di sekujur mesin dan ruang mesin.

Tahap 3: Proses pencucian. 
Hilangkan semua deposit kotoran bekas lelehan gemuk/ oli disemua bagian yang ada, termasuk yang menempel di kap mesin, ruang mesin dan mekanisme kunci kap mesin dengan minyak tanah/ engine degreaser. Gunakan sikat gigi bekas, kuas dan kuas bergagang panjang khusus untuk tempat-tempat tak terjangkau tangan. Setelah itu bilas semua sisa bekas minyak tanah/ engine degreaser dengan semprotan air secukupnya.
Note:
Hindari minyak tanah/ engine degreaser mengenai part/ komponen berbahan karet, misal rubber collar & karet damper pada engine mounting, selang karet AC, belt-belt, dll. karena akan melar/ kekenyalannya rusak (makin lembek). 

Pencucian sisi bawah kap mesin dan dinding-dinding ruang mesin:
Basahi sisi bawah kap mesin dan dinding-dinding ruang mesin dengan air.
Sabuni sisi bawah kap mesin dan dinding-dinding ruang mesin, secara merata.
Bilas busa sabun di sisi bawah kap mesin dan dinding-dinding ruang mesin, sampai bersih.

Pencucian mesin dan semua perangkat yang ada dalam ruang mesin:
Basahi sekujur mesin dan semua perangkat yang ada dalam ruang mesin dengan air.
Sabuni sekujur mesin dan semua perangkat yang ada dalam ruang mesin, secara bersih dan merata.
Bilas busa sabun di sekujur mesin dan semua perangkat yang ada dalam ruang mesin, sampai bersih.

Pencucian radiator mesin dan AC:
Pencucian radiator mesin dan AC lumayan sulit, mengingat: radiator mesin dan AC diletakkan secara tandem. Selain itu harus membuka grill depan dulu dan proses membukanya juga bukan hal yang mudah. Harus penuh kehati-hatian, karena sistem pengikatnya rawan patah. Alhasil untuk pencucian radiator mesin dan AC ini cukup dihilangkan dulu kotoran yang menempel, misal: daun kering, serangga, dengan lidi panjang lalu diguyur dengan semprotan air secara merata ke seluruh bagian radiator..

Note:
Hindari menyemprot kisi-kisi halus radiator langsung dengan high pressure cleaner. Tekanan tinggi air dari peralatan ini akan melipat plat aluminium tipis kisi-kisi radiator, sehingga radiator bisa rusak.

Tahap 4: Proses akhir. 
Mengeringkan bagian-bagian yang masih basah dengan lap katun bersih.
Menyemprot/ mengoles semua bahan yang terbuat dari karet dengan cairan silikon, biarkan sejenak agar bahan terserap, kemudian bersihkan bekas-bekasnya dengan lap katun.
Melumasi kembali bagian-bagian yang harus dilumasi, misal: mengoles tipis grease pada mekanisme kunci pembuka kap mesin.
Menyemprot semua karet belt dengan cairan belt dresser, selain untuk mengusir sisa air yang menempel, juga untuk memulihkan kekenyalan bahannya.
Melepas semua kantong plastik/ kresek dengan hati-hati, agar sisa air tidak menetes ke perangkat yang ditutupinya.
Check/ memeriksa secara menyeluruh bagain-bagian yang masih basah atau kurang bersih. Bila menjumpainya, maka keringkan atau bersihkan.
Setelah semuanya OK, hidupkan dan panaskan mesin untuk mengeringkan bagian-bagian tersembunyi yang masih basah.
Sambil menunggu pemanasan mesin, tarik dan buang alas kertas koran yang telah kotor dari kolong mobil. Kemudian bersihkan dan bereskan semua bahan pembersih dan alat serta peralatan bantu yang dipakai untuk dikembalikan ke tempatnya semula.

SELESAI.

Tara... selamat! Kini mobil Anda bisa tampil lebih cool, bersih, segar dan cantik luar dalam. Sungguh LUAR BIASA!!!

Note:
Membersihkan bagian mesin mobil tidak harus dilakukan setiap kali mobil dicuci, terbaik dilakukan sebulan sekali.

 Good Luck & Peace!


Selasa, 19 Februari 2013

Mobil Super Cepat dari McLaren: 322 Km Perjam


Seperti yang dikutip dalam situs dailymail, bahwa perusahaan otomotif yang sangat terkenal dalam dunia otomotif segmen balapan mobil McLaren asal Inggris merilis varian barunya yang begitu hebat penampilan dan kemampuannya yaitu MP4-12C jenis mobil balap Supercar yang dibuat dengan standar kualitas kemampuan mobil balap Formula 1 (F-1).
Varian baru NP4-12C ini menjadi tantangan baru bagi pesaing di kelas jenis ini yaitu dari Ferrari dan Lamborghini.

Mobil 2 seat ini memiliki laju kecepatan 322 km perjam ini didukung oleh mesin berselinder 3,8 liter mesin V8 twin turbo yang mengembangkan 600bhp – setara dengan sekitar enam Ford Fiestas. Peluncuran ini merupakan terobosan baru dalam pasar mobil super. 


Perusahaan pembuatnya tengah berupaya membangun lini produksi baru di Woking, Surrey, Inggris. Tujuannya adalah guna memproduksi 4.000 unit mobil tersebut dalam setahun. Selain itu, peluncuran ini juga merupakan bagian dari strategi Mclaren menyaingi Ferrari dan Aston Martin guna mengembangkan bisnis di luar arena balap di mana tekanan pemotongan biaya cukup sengit. 






Mobil yang dibanderol Rp 2,4 Miliar ini mulai dipasarkan pada 2011. Gaya aerodinamik dan rata bawah menciptakan downforce besar untuk memberikan roadholding besar dan mencegah mobil dari lepas landas seperti pesawat terbang. Konsumsi bahan bakar diperkirakan sekitar 22mpg tetapi emisi karbon dioksida – yang disebut gas rumah kaca disalahkan atas pemanasan global – akan berada di bawah 300g/km. Pengemudi dan penumpang terlindungi di dalam superlight kuat tapi serat karbon mono-sel atau ‘bak’ seperti yang digunakan dalam mobil-mobil F1. Seluruh struktur berat hanya 81 kg setara dengan berat rata rata pria dewasa di Inggris. McLaren baru bertujuan untuk mengambil pasar saingan termasuk baru Ferrari 458, Lamborghini Gallardo, Porsche 911 Turbo, Bentley Continental GT, Aston Martin DB9.

Senin, 18 Februari 2013

TIPS & TRIK MEMBERSIHKAN SENDIRI INTERIOR MOBIL ANDA.


Anda dan mungkin semua orang pasti menginginkan mobilnya, selalu tampil cantik kinclong-kinclong. Mobilnya cantik di bagian luar saja, it's OK, tapi cantik di bagian luar dalam? That's SMART!

Kalau pada posting sebelumnya saya lebih banyak membahas kecantikan bagian luar mobil (lihat: Tips & Trik Mencuci Sendiri Mobil Anda dan Tips & Trik Memoles Sendiri Mobil Anda), maka pada kali ini saya ingin membahas tentang Tips & Trik Membersihkan Sendiri Interior Mobil Anda, alias menyangkut kecantikan di bagian dalam mobil Anda.

Seperti biasa, sebelumnya perlu ada pengetahuan dasar tentang membersihkan interior mobil, yang meliputi lokasi dan tempat mengerjakan, bagian-bagian interior mobil, jenis material pembentuk interior, jenis kotoran yang membuat interior mobil Anda harus dibersihkan, alat bantu dan peralatan yang diperlukan untuk membersihkan interior dan bahan pembersih apa saja yang digunakan.


PENGETAHUAN DASAR MEMBERSIHKAN INTERIOR MOBIL :


Lokasi dan tempat untuk membersihkan interior mobil Anda tidak memiliki persyaratan khusus, boleh dimana saja, yang penting tempatnya teduh, terang, tidak banyak debu berterbangan, nyaman, aman dan sentosa untuk bekerja di sana. Saya sendiri lebih suka mencari tempat yang teduh, sepi dan aman. Tidak tahu mengapa setiap melakukan pekerjaan ini disana bisa lebih cepat selesai.


Bagian-bagian interior mobil terdiri dari:

Lantai mobil, tanpa lapisan penutup.
Lantai dasar mobil yang meliputi lantai dan fire wall umumnya terbuat dari plat besi. Oleh karena berbagai maksud dan tujuan, akhirnya terdiri dari satu atau lebih lapisan penyusun, misal: lapisan anti karat, asphalt peredam getaran, karpet tebal peredam suara, karpet dasar berbulu, karpet kaki (terbuat dari karpet bulu/ karet/ plastik). Karena merupakan area yang sangat mudah kotor, kadang-kadang pemilik mobil memberi lapisan tambahan kulit buatan dengan maksud karpet asli bawaan mobil tetap awet, tidak kotor/ rusak, selain agar lantai dasar mudah dibersihkan.

Kursi jok,  umumnya terbuat dari kerangka besi tempat dudukan karet busa tebal yang dibungkus bahan pelapis, misal: kain/ fabric, kulit buatan atau kulit hewan asli. Pada kursi jok tipe tertentu, selain memiliki head rest juga arm rest dan leg rest.

Panel pintu mobil.
Pintu-pintu mobil, pada pertemuan bukaan pintu dengan kabin umum terdapat lis karet pintu. Di dalam rongga pintu sering bersarang: side impact protection beam, mekanisme kunci mobil, mekanisme central lock, motor dan mekanisme power window (kecuali pintu belakang, bila ada), kaca mobil, kabel-kabel listrik, speaker dan bahan peredam. Sedangkan di luar sisi dalam, bercokol panel pintu lengkap dengan, lampu kaki, pegangan tangan, tuas pembuka pintu, tombol-tombol power window serta wadah penyimpan botol/ kaleng minuman dan benda-benda kecil lainnya. 


Keberadaan Pilar A, B, C dan D di dalam interior mobil.
Pilar mobil terdapat di samping kanan dan kiri interior mobil, yaitu pilar: A, B, C dan kadang pilar D. Pada pilar-pilar dan plat dinding di sekitarnya, umumnya dibungkus dengan panel plastik agar terlihat rapi. Pilar-pilar juga merupakan tempat titik-titik penempelan sabuk keselamatan dan lampu samping interior (pada mobil-mobil tertentu). Khusus pada pilar A kadang juga untuk tempat bercokolnya tweeter sound system mobil.

Dashboard Lamborghini.
Dashboard mobil, merupakan "kotak plastik berongga" besar, haha... meskipun tidak sebesar lemari, dimana segala kegiatan kontrol operasional mobil berpusat disana. Di dalam dashboard juga bersarang: blower AC dan selang-selang ventilasi, ECU (pada mobil-mobil tertentu), HU, SRS Air Bag, speaker, speedometer board, Multi Data Direct Display, kabel-kabel listrik dan kotak sekring, tombol electric mirror, alarm, dll. Diluar dashbord bercokol: tatakan lebar dashboard, kisi-kisi AC, panel speedometer, panel HU, panel AC, panel pemantik rokok, kotak dan laci penyimpanan barang, steering wheel berikut tuas-tuas wiper, sein/ wingker, lampu mobil, dll.
Note:
Sehubungan dengan ECU yang ukurannya semakin bongsor (itu tandanya mobilnya semakin pintar), maka pada mobil-mobil tertentu, ECU ini sudah tidak diletakkan di dalam dashboard lagi, melainkan di ruang mesin.

Console mobil, yang tempatnya diapit kursi-kursi jok depan merupakan tempat becokolnya tongkat pemindah gigi (MT/ AT), tongkat rem tangan, wadah-wadah serbaguna baik yang terbuka maupun tertutup, tempat abu rokok, dll.

Kaca-kaca mobil, meliputi:
Kaca depan, memiliki bidang paling luas. Kaca depan bagian dalam umumnya dilapis tambahan kaca film (bila ada) anti panas, misal: V-Kool, dan kaca film anti silau di bagian atasnya. Selain itu juga merupakan tempat melekatnya back mirror interior.
Kaca belakang, memiliki bidang yang luas juga. Di sisi dalam umumnya tertempel pita tipis filament anti kabut dan antena radio, lapisan kaca film dan high mounted stop lamp.
Plafond mobil.
Kaca pintu mobil dan kaca samping. Kaca-kaca pintu bisa dibuka tutup naik turun, sedangkan kaca samping ada yang bisa dibuka tapi terbatas atau sama sekali fix. Kaca-kaca ini umumnya juga dilapisi dengan kaca film.

Plafon mobil umumnya terdapat 2 versi, yaitu: versi tarik dan cetakan/ mould (untuk mobil high end). Bahan plafon sama dengan bahan kursi jok, ada yang terbuat dari fabric, kulit imitasi dan kulit hewan asli. Plafon juga tempat bercokolnya piranti-piranti berikut: lampu-lampu interior depan, tengah dan belakang (bila ada), sun visor, kisi-kisi AC, box AC double blower, sun roof, dll.


Jenis-jenis material pembentuk interior, meliputi:

Plastik pembentuk interior umumnya terdiri dari plastik jenis: PP (Poly Propilene), ABS (Acrylonitrile Butadiene Styrene), PU (Poly Urethane), PA (Poly Amide)/ Nylon, PES (Poly Ester), PMMA (Poly Methyl Metha Acrylate)/ Mika bening, dll.
Note:
Plastik PP sering dipakai pada, misal: penutup pilar A, B, C dan D (bila ada), panel-panel pintu/ bekleid termasuk panel pintu belakang (bila ada, misal: pada mobil MPV), dashboard bagian atas dan bawah, console tengah, cover back mirror dalam, pegangan pintu, pegangan tangan di atas pintu, tutup sisi samping bawah jok, handle-handle jok, foot step pada pintu-pintu, handle rem tangan, rumah setir, dll.
Sifat PP: lentur, direct coloring, tahan bahan kimia (misal: cairan silikon, alkohol murni, bensin, minyak rem, minyak kayu putih dan thinner), tidak tahan goresan benda tajam, tidak tahan suhu tinggi, tidak tahan sinar UV.

Plastik ABS sering dipakai pada, misal: kisi-kisi pengatur arah angin AC, panel HU, knop/ tombol-tombol: AC, lampu sein, lampu jalan, wiper, power window, handle bukaan pintu, garnish di bagian tengah dashboard, panel speedometer, colokan sabuk keselamatan, dll. Wood panel pemanis interior mobil masa kini terbuat dari ABS yang di print bercorak kayu spesial dengan lapisan tebal lack keras sehingga mirip kayu alami.
Sifat ABS: kaku, getas, mudah pecah tapi bisa di lem, bisa di cat, tidak tahan terhadap bahan kimia keras: alkohol murni, minyak rem, minyak kayu putih dan thinner, tidak tahan sinar UV. 

Plastik PU atau karet synthetic. Dapat Anda jumpai pada bagian interior yang terasa empuk bila dipegang/ diduduki, misal: busa kursi jok, pegangan stir, pelapis luar kulit synthetic, dll. Bahan ini akan lebih sering dijumpai pada mobil-mobil kelas premium yang memang sengaja dibuat serba empuk untuk memanjakan pemakainya. Haha...
Sifat PU: mudah cuil/ terkelupas/ sobek, tidak tahan goresan benda tajam, tahan terhadap cairan silikon, tidak tahan terhadap: oli, minyak tanah, alkohol murni, bensin, minyak rem, minyak kayu putih dan thinner.

Plastik PA/ Nylon dan PES dapat Anda jumpai pada bahan tekstile/ fabric yang ada disekujur interior, misal: karpet bulu dasar, karpet bulu firewall, karpet kaki, fabric pada panel pintu, pelapis kursi jok, sabuk keselamatan (Nylon) dan plafon.
Sifat PA dan PES: tidak mudah kotor, mudah dibersihkan, tapi khusus noda dari pewarna buatan akan sulit dihilangkan (misal: softdrink, tinta ballpoint), tidak tahan bahan kimia keras khususnya: alkohol murni, bensin, minyak rem, minyak kayu putih dan thinner.

Plastik PMMA dapat Anda jumpai pada semua cover mika lampu interior, cover LCD HU, cover LCD AC. kaca mika speedometer. dll.
Sifat PMMA: keras, bening seperti kaca, mudah pecah oleh benturan, tidak tahan goresan benda tajam, tidak tahan bahan kimia keras khususnya: alkohol murni, bensin, minyak rem, minyak kayu putih dan thinner.

Karet alam dapat dijumpai pada karet pedal gas, rem dan kopling (MT), lis pintu & penutup bagasi dan mesin. Dapat juga dijumpai pada karpet karet kaki dan karpet karet di dalam bagasi.

Pelapis panel pintu, plafon, lingkar stir, kepala dan sarung tongkat pemindah gigi dan kusi jok. Pelapis ini umumnya berupa: fabric (textile/ kain), kulit buatan (synthetic leather) dan kulit hewan asli (genuine leather).
Note:
Fabric sering dipakai sebagai bahan penutup dan pelapis interior, karena faktor ekonomis.
Plus: variasinya banyak (misal: terpal tipis, bludru, karung, oscar), harga relatif murah, ringan, mudah dikerjakan dan mudah dirawat.
Min: menyerap noda berwarna (misal: sirop, softdrink, ompol), menyerap debu, mudah kotor, mudah aus dan tidak tahan lama.

Kulit imitasi/ buatan/ synthetic, sering dipakai karena ingin tampil beda dan keren, tapi dengan biaya ekonomis, selain untuk mempermudah perawatan.
Plus: variasinya banyak dengan banyak teksture, warna dan merk, memiliki tampilan hampir mirip kulit asli, harga relatif murah daripada kulit asli, tahan air, tidak menyerap noda, mudah dibersihkan, tidak mudah kusut, beberapa memiliki desain eksklusif, dll.
Min: tidak tahan lama, lapisan tipis luarnya mudah aus/ menipis dan memudar akibat gesekan, tidak menyerap keringat hingga terasa panas/ gerah di kulit, mudah sobek oleh ujung kuku atau benda tajam lainnya.

Kulit hewan asli/ genuine leather (berteksture, berbulu, suede) sering dipakai dengan alasan ingin tampil mewah serta keren, selain untuk mempermudah perawatan.
Plus: tahan lama, tahan gesekan, variasinya banyak dengan banyak warna, teksture dan merk, memiliki tampilan eksklusif dan mewah, tidak panas karena berpori, mudah dibersihkan, tidak mudah sobek dan kusut.
Min: harganya sangat mahal, mudah lembab dan berjamur, kurang tahan air, bila lembab akan berbau busuk terutama pada kulit jok bermutu rendah, mudah retak-retak bila perawatannya salah/ kurang, permukaannya mudah terlihat kotor.

Metal dibagian interior mobil masa kini sudah sangat jarang dijumpai, kecuali pada tongkat pemindah gigi (MT atau AT), gagang tombol sein dan wiper, pedal gas dan rem, rel kursi jok. 

Kaca di bagian interior mobil meliputi kaca-kaca pintu, kaca depan, kaca belakang, kaca samping (bila ada, misal pada jenis MPV), back mirror, kaca cermin kecil/ rias (umum dipasang di sun visor).

Kaca film terbuat dari plastik mylar polyester (PE) yang rentan terhadap goresan dan bahan kimia, seperti amonia dan soda.


Ada 3 jenis kotoran yang membuat interior mobil Anda harus segera dibersihkan, yaitu:

Kotoran padat dan bekasnya, misal: kerikil, pasir, tanah liat, kulit kacang, isi kacang, kue kering dan remahannya, plastik, sobekan kertas, karcis tol, daun dan rumput kering, potongan rambut/ kuku, debu halus, serabut benang, dll.
Kotoran cair dan bekasnya, misal: lumpur, permen karet, lelehan permen coklat, gula-gula, ice ream,  tumpahan softdrink, susu, sirup, ompol, muntahan, coretan spidol/ tinta/ ballpoint, oli, dll.
Kotoran gas dan bekasnya, misal: asap knalpot dari luar, asap rokok, bau menyengat dari bahan interior, bau  menyengat dari pengharum ruangan, dsb.


vacuum cleaner
Alat bantu dan peralatan yang diperlukan untuk membersihkan interior, meliputi: tas plastik tipis/ kresek, vacuum cleaner, sapu plastik kecil plus tatakan debu, kuas kecil, sikat halus, sikat gigi halus, kain flanel bersih, lap katun bersih, chamois, cotton bud.
Note:
Gunakan vacuum cleaner type DRY & WET untuk mempermudah pekerjaan.
Sapu kecil
dipakai untuk menyapu lantai interior dari kotoran padat dan "berat", misal batu-batu kerikil, kacang, sobekan-sobekan kertas, jatuhan uang coin, daun-daun kering dll. Hal ini dilakukan untuk memperingan kerja vacuum cleaner.

Bahan pembersih interior mobil, meliputi: foam pembersih karpet (dalam tabung aerosol), cairan silikon, glass cleaner, air hangat, pelembab kulit jok/ leather moisturizer (spesial untuk bahan kulit hewan asli) dan odor killer.
Note:
Hindari bahan silikon (semacam semir dashboard) dalam membersihkan interior mobil, cairan licin dan lengketnya akan memancing debu berkumpul di situ. Selain itu bahan ini tidak cocok untuk membersihkan kulit pelapis jok, baik yang imitasi maupun asli, karena sifatnya yang licin.
Gunakan bahan silikon pada bagian berbahan karet alam atau karet synthetic (PU), agar awet dan kekenyalannya terjaga.
Hindari menggunakan bahan silikon ini pada karet pedal/ injakan gas, rem dan kopling (MT),  berbahaya karena sifatnya yang licin.

Setelah memiliki pengetahuan dasar di atas, maka kini saatnya menuju tahapan berikut, berupa:


TAHAPAN-TAHAPAN MEMBERSIHKAN SENDIRI INTERIOR MOBIL:

Tahap 1: Persiapan.
Mencari tempat yang teduh, terang, aman dari debu-debu berterbangan dan gangguan lain.
Mempersiapkan alat bantu dan peralatan serta bahan pembersih.

Tahap 2: Membersihkan interior dari sampah dan benda-benda bawaan di mobil.

Buka lebar-lebar semua pintu mobil, termasuk pintu belakang/  pintu bagasi belakang (bila ada), lalu bersihkan interior serta bagasi (bila ada) dari sampah, misal: koran bekas, bekas bungkus permen, snack, kue, ice cream, botol/ kaleng/ kotak minuman, sobekan kertas-kertas, dll. Tampung semua kotoran tsb. ke dalam tas plastik kresek.
Kosongkan interior mobil, bagasi mobil (bila ada) dan semua wadah, laci, kotak yang ada dari: tools, payung besar, payung lipat, boneka, mainan anak, bantal leher, kaset, CD, majalah, koran, buku, notes, uang coin, uang kertas, gunting kuku, kunci rumah, korek api, rokok dan benda-benda kecil penting lainnya lalu kumpulkan ke dalam tas plastik kresek.

Tahap 3: Membersihkan interior dari tanah, pasir dan debu halus dengan vaccum cleaner.

Mengeluarkan karpet-karpet kaki untuk dibersihkan.

Note:
Karpet kaki pengemudi, rawan kotor.
Untuk karpet bulu, dengan cara: mengibas-ngibaskan setiap karpet kaki ybs. pada tembok/ tiang/ batang pohon, agar kerikil, pasir dan debu yang tersembunyi rontok. Hisap sisa kotoran dan debu yang masih tersembunyi di dalam bulu karpet dengan vacuum cleaner. Semprot karpet dengan air, tuang sedikit sabun dan sikat sampai bersih. Terakhir bilas sampai semua busa sabun lenyap dan keringkan karpet di tempat yang teduh dan berangin sepoi-sepoi. Setelah kering, hisap kembali karpet bulu tsb. dengan vacuum cleaner.
Untuk karpet plastik/ karet, dengan cara: mengibas-ngibaskan setiap karpet kaki ybs. pada tembok/ tiang/ batang pohon, agar kerikil, pasir dan debu yang menempel rontok. Semprot karpet karet tadi dengan air, tuang sedikit sabun dan sikat sampai bersih. Terakhir, bilas sampai busa sabun lenyap dan keringkan karpet plastik/ karet tsb. di bawah terik matahari.

Membersihkan karet pedal gas, rem dan kopling (bila ada) dengan bantuan sikat halus, air sabun tipis, air hangat dan lap katun.
Sapu & serokan mini untuk mobil.
Menyapu  jok-jok mobil dengan sapu kecil, sampai semua kotoran padat lenyap (remah roti, remukan kulit kacang, pasir, potongan kecil kertas, dll.) dari pandangan.
Menyapu lantai mobil dengan sapu kecil, sampai semua kotoran padat lenyap dari pandangan.
Menyapu karpet bagasi mobil (bila ada) dengan sapu kecil, sampai semua kotoran padat lenyap dari pandangan.
Menyedot sisa-sisa pasir dan debu halus pada jok-jok mobil dengan vacuum cleaner sampai bersih.
Menyedot sisa-sisa pasir dan debu halus pada lantai mobil dengan vacuum cleaner sampai bersih. 
Menyedot sisa-sisa pasir dan debu halus pada  karpet bagasi mobil (bila ada) dengan vacuum cleaner sampai bersih.

Tahap 4: Membersihkan interior dari noda-noda dan debu-debu halus yang tidak terjangkau oleh vacuum cleaner. Dimulai dari bagian atas (plafon) terus ke bawah termasuk kursi-kursi jok dan lantai mobil, yaitu:

Membersihkan semua noda yang menempel di plafon, dengan bantuan air hangat dan lap katun bersih.
Note:
Hindari menggunakan vacuum cleaner untuk membersihkan plafon. Plafon bisa kendor/ lepas dari ikatannya akibat ketarik oleh daya isap kuat vaccum cleaner.
Plafon yang sudah kendor atau lepas dari ikatannya akan sulit dikembalikan seperti semula.

Membersihkan semua noda yang menempel di pilar-pilar mobil sampai ke bawah, dengan bantuan glass cleaner, sikat gigi halus dan lap katun bersih.
Membersihkan semua noda dan debu halus yang menempel di dashboard mobil dan semua piranti yang bercokol disana, misal: kisi-kisi AC, panel AC, panel HU, dll., termasuk laci, wadah dan kotak penyimpan, dengan bantuan glass cleaner, kuas kecil, sikat gigi halus, cotton bud dan lap katun bersih.
Membersihkan pintu depan kanan: dari bodi pintu, panel pintu termasuk wadah yang bercokol disana, sampai kaca pintu, dengan bantuan glass cleaner, kuas kecil, sikat kecil halus, cotton bud dan lap katun bersih. Untuk membersihkan bahan fabric/ kulit imitasi (bila ada) yang ada di panel cukup digunakan air hangat dengan lap katun bersih. Untuk kulit asli bersihkan dengan pelembab kulit jok. Olesi tipis-tipis lis karet dan karet-karet yang ada di pintu dan area sekitarnya dengan cairan silikon, agar awet dan kekenyalannya tetap bagus.
Mengulang pekerjaan di atas untuk pintu-pintu lainnya, termasuk pintu belakang/ bagasi (bila ada).
Membersihkan kaca depan, dengan bantuan glass cleaner dan lap katun bersih.
Note:
Khusus kaca depan dengan kaca film peredam panas yang berharga super mahal (misal: V-kool atau lainnya), untuk membersihkannya harus dengan hati-hati agar tidak tergores yang akhirnya menjadi buram. Untuk itu gunakan kain flanel bersih yang berbulu halus yang sudah dibasahi air hangat atau bisa digunakan juga lap micro fiber.
Sedapat mungkin hindari menggunakan glass cleaner pada lapisan kaca film depan, karena kemungkinan terdapat kandungan amoniak di dalam larutannya.
Mengulang pekerjaan di atas untuk kaca-kaca samping (bila ada) dan kaca belakang.
Note:
Sedapat mungkin hindari menggunakan glass cleaner pada lapisan kaca film pada kaca-kaca: pintu depan dan pintu belakang, samping dan belakang, karena kemungkinan terdapat kandungan amoniak di dalam larutannya. Cukup gunakan lap lembut dan bersih yang sudah dibasahi dengan air hangat.

Membersihkan noda-noda pada kursi jok mobil, misal: noda tumpahan soft drink, noda ompol, noda bekas muntahan, dll. sampai bersih tanpa bekas dengan bantuan air hangat, sikat gigi halus (bila perlu) dan lap katun bersih. Setelah itu dikeringkan dengan bantuan vacuum cleaner (WET)/ dibiarkan mengering sendiri.
Note:
Untuk noda yang sangat bandel (khusunya pada bahan fabric) dapat dibantu dengan foam pembersih karpet. Cara pemakaiannya dapat dibaca pada label pemakaian. Setelah bersih dikeringkan dengan bantuan vacuum cleaner (WET)/ dibiarkan mengering sendiri.

Membersihkan noda-noda pada karpet lantai mobil, misal: noda tumpahan soft drink, noda ompol, noda bekas muntahan, dll. sampai bersih tanpa bekas dengan bantuan air hangat, sikat gigi halus (bila perlu) dan lap katun bersih. Setelah itu dikeringkan/ dibiarkan mengering sendiri. Untuk noda yang sangat bandel dapat dibantu dengan foam pembersih karpet. Cara pemakaiannya dapat dibaca pada label pemakaian. Setelah itu dikeringkan dengan bantuan vacuum cleaner (WET)/ dibiarkan mengering sendiri.

Membersihkan noda-noda pada karpet bagasi mobil (bila ada), dengan cara di atas.

Tahap 5: Tahap terakhir.

Mengembalikan karpet kaki pada tempatnya.
Mengembalikan barang-barang bawaan dan menaruhnya kembali dengan rapi, seperti: tools, payung besar, payung lipat, boneka, mainan anak, bantal leher, kacet, CD, majalah, koran, buku, notes, uang coin, uang kertas, gunting kuku, kunci rumah, korek api, rokok, dan benda-benda kecil penting lain, ke tempat asalnya. Agar mobil kelihatan apik dan ringkas, sebaiknya diseleksi lagi mana barang bawaan yang memang penting untuk dibawa, sedangkan sisanya yang kurang penting, bisa disimpan di rumah.
Menyemprot interior mobil dengan odor killer, agar sisa bau, misal: asap rokok, alas kaki lembab, pengharum ruangan, dll. dapat ternetralisir.
Mengumpulkan semua alat bantu, peralatan pembersih dan bahan pembersih. Jangan lupa untuk mencuci dan membersihkan alat bantu dan peralatan pembersih yang masih kotor, lalu simpan kembali semuanya pada tempatnya semula.

SELESAI.

filter AC baru
Note:
Agar lebih mantap, buka dan keluarkan filter AC (bila ada), bersihkan dengan kuas kecil lalu di vacuum cleaner untuk membersihkan debu yang tersisa atau bila sudah terlalu kotor, ganti dengan yang baru.Dijamin sirkulasi di dalam kabin mobil Anda semakin segar dan bebas debu.




Good Luck & Peace...!




Doingitrightoriginalmix - Afrojack

Rabu, 25 April 2012

pemakai diesel gabung di sini dunk ayo absen2 smuanya

Engine
The R10's 5.5 litre V12 TDI engine. The two large grey pieces on the left are the diesel particulate filters developed with Audi by Dow Automotive.

Unlike most racing cars competing in the LMP1 series, the R10 is powered by a diesel engine, with two turbochargers and utilizes the Turbocharged Direct Injection (TDI) technology. The engine itself is a 5.5L V12 made of aluminium, employing common rail direct fuel injection technology. The turbochargers are supplied by Garrett AiResearch, with 39.9 mm (1.57 in) restrictor plates mounted in front of the intake.

The weight of this engine is a problem for Audi. The latest Audi 3.0 L V6 TDI (183 ci) weighs 220 kg (485 lb), and the 4.2 L V8 TDI 255 kg (562 lb) (256.2 ci) but their blocks are made of compacted graphite iron (CGI). The V12 is rumoured to weigh upwards of 200 kg (441 lb);[7] Audi engineers say that the weight per cylinder is the same as the preceding 3.6-litre FSI V8 of the Audi R8.[8] The wheelbase has been increased over the R8 to 2,980 mm (117.3 in) to account for this. This is unfavorable against the 130 kg (287 lb) of a concurrent Judd V10, and even the 180 kg (397 lb) of the Ricardo turbodiesel prototype based on it.[9]

The restrictor is larger than necessary, the car is rumoured to produce 700 hp (522 kW; 710 PS) in qualification, limited by the fuel combustion quality. This value couldn't be maintained in race because it could clog the particulate filter. The peak pressure in the cylinder is probably around about 200 bar, compared with 85 bar for an atmospheric petrol engine.[10]
[edit] Diesels racing at Le Mans

Audi's decision to use a diesel engine emphasizes the commercial success of Turbocharged Direct Injection (TDI) turbodiesel engine (and its competitors) on Europe's roads. Diesels have been successfully used in other forms of racing as well, as their broad power band and fuel economy can prove advantageous, while in turn, the higher weight and lower rotational speed of the engine requiring new power transmissions are the disadvantages. The rules had to accommodate the need for a high capacity engine with a turbocharger and high boost, whereas both possibilities are no longer allowed for gasoline engines, as these had developed over 1,000 hp (746 kW; 1,014 PS) in several race series of the past.

It isn't, however, the first diesel to be raced at Le Mans. The first diesel-engined car to qualify and race at the 24 h race at Le Mans was a French entry in 1949, the first race held after the Second World War. The car was the Delettrez Diesel entered by brothers Jean and Jacques Delettrez, and was a 4395 cc 6-cylinder. It did not finish, running out of fuel about half way into the race.

Delettrez entered again in 1950, as did another diesel car, the MAP. Again, both cars did not finish due to engine problems, a cooling system leak in the case of the MAP. The MAP was interesting in that it was the first mid-engined car to race at Le Mans; the engine was located immediately behind the driver, and was a four-cylinder opposed piston two-stroke with rocking levers connected to a single crank, similar to the later Commer TS3 engine.[11]

In 2004, a Lola equipped with a Caterpillar re-badged V10 TDI ran for a few hours before breaking its clutch. Peugeot competed with its new diesel effort in 2007 in its 908 HDi FAP race carToyota, D4D Turbo Diesel Common Rail


Engine
The R10's 5.5 litre V12 TDI engine. The two large grey pieces on the left are the diesel particulate filters developed with Audi by Dow Automotive.

Unlike most racing cars competing in the LMP1 series, the R10 is powered by a diesel engine, with two turbochargers and utilizes the Turbocharged Direct Injection (TDI) technology. The engine itself is a 5.5L V12 made of aluminium, employing common rail direct fuel injection technology. The turbochargers are supplied by Garrett AiResearch, with 39.9 mm (1.57 in) restrictor plates mounted in front of the intake.

The weight of this engine is a problem for Audi. The latest Audi 3.0 L V6 TDI (183 ci) weighs 220 kg (485 lb), and the 4.2 L V8 TDI 255 kg (562 lb) (256.2 ci) but their blocks are made of compacted graphite iron (CGI). The V12 is rumoured to weigh upwards of 200 kg (441 lb);[7] Audi engineers say that the weight per cylinder is the same as the preceding 3.6-litre FSI V8 of the Audi R8.[8] The wheelbase has been increased over the R8 to 2,980 mm (117.3 in) to account for this. This is unfavorable against the 130 kg (287 lb) of a concurrent Judd V10, and even the 180 kg (397 lb) of the Ricardo turbodiesel prototype based on it.[9]

The restrictor is larger than necessary, the car is rumoured to produce 700 hp (522 kW; 710 PS) in qualification, limited by the fuel combustion quality. This value couldn't be maintained in race because it could clog the particulate filter. The peak pressure in the cylinder is probably around about 200 bar, compared with 85 bar for an atmospheric petrol engine.[10]
[edit] Diesels racing at Le Mans

Audi's decision to use a diesel engine emphasizes the commercial success of Turbocharged Direct Injection (TDI) turbodiesel engine (and its competitors) on Europe's roads. Diesels have been successfully used in other forms of racing as well, as their broad power band and fuel economy can prove advantageous, while in turn, the higher weight and lower rotational speed of the engine requiring new power transmissions are the disadvantages. The rules had to accommodate the need for a high capacity engine with a turbocharger and high boost, whereas both possibilities are no longer allowed for gasoline engines, as these had developed over 1,000 hp (746 kW; 1,014 PS) in several race series of the past.

It isn't, however, the first diesel to be raced at Le Mans. The first diesel-engined car to qualify and race at the 24 h race at Le Mans was a French entry in 1949, the first race held after the Second World War. The car was the Delettrez Diesel entered by brothers Jean and Jacques Delettrez, and was a 4395 cc 6-cylinder. It did not finish, running out of fuel about half way into the race.

Delettrez entered again in 1950, as did another diesel car, the MAP. Again, both cars did not finish due to engine problems, a cooling system leak in the case of the MAP. The MAP was interesting in that it was the first mid-engined car to race at Le Mans; the engine was located immediately behind the driver, and was a four-cylinder opposed piston two-stroke with rocking levers connected to a single crank, similar to the later Commer TS3 engine.[11]

In 2004, a Lola equipped with a Caterpillar re-badged V10 TDI ran for a few hours before breaking its clutch. Peugeot competed with its new diesel effort in 2007 in its 908 HDi FAP race car

Minggu, 22 April 2012

TIPS dan TRIK MEMOLES SENDIRI MOBIL ANDA

Mobil yang tampil kusam, secara tidak sadar mempengaruhi pengendaranya tampil tidak PD / percaya diri dan merasa inferior / galau habis, ketika sedang melaju di jalanan.

Pada kejadian dimana meskipun mobil Anda sudah dicuci berulang-ulang, tetapi hasilnya masih tetap kusam, maka ini bisa terjadi kalau catnya sendiri memang sudah kusam, sehingga tidak ada efek apa-apa. Bila keadaan ini sedang menimpa Anda saat ini, jangan galau duluan. Ini tandanya sudah saatnya mobil Anda masuk ke salon mobil kepercayaan. Bangsa meong-meong dan guk-guk saja nyalon. So mobil Anda jangan kalah dong sama mereka, bawa segera ke salon mobil.


POLESLAH MOBIL ANDA AGAR TAMPIL MAKIN GANTENG / CANTIK / SEXY!

Ketika Anda sedang galau memikirkan ongkos salon yang mahal serta memikirkan mobil teman Anda yang malah “ancur-ancuran”, setelah beberapa bulan sebelumnya salah masuk ke salon abal-abal, maka stop kegalauan Anda sampai disini! Mengapa tidak kita kerjakan sendiri saja? Toh alat-alat dan “obat-obatan” nya banyak di jual diluaran. Salah satunya di toko ACE Hardware terdekat, disana banyak pilihan dari berbagai merek tersohor dunia.

Nah... niat sudah kuat nih, cuma ilmu tentang poles mobilnya ada tidak? Ok siap Komandan! Ilmunya nggak sulit, sehingga tinggal kehati-hatian, ketelitiandan ketekunan diri sendiri saja yang nantinya sangat berpengaruh pada hasil akhirnya, karena semuanya memang akan dikerjakan sendiri.

Sebelum kompornya terlanjur meleduk, disini segera saya berikan tips & trik memoles mobil yang lebih menyenangkan dengan hasil fantastis dan super memuaskan. Haha... Ueenak toh? Muaantep toh?

Pertama yang harus dimiliki adalah pengetahuan dasar tentang hal-hal yang terkait dengan memoles mobil, yang meliputi: pengetahuan dasar cat mobil, pengetahuan dasar mencuci mobil, cairan pembersih, cairan poles, mesin poles, lap poles, kabel extension, cairan pembersih jamur kaca dan lap katun.

a. Pengetahuan dasar cat mobil : teknologi pengecatan mobil berkembang mengikuti perkembangan jaman yang serba cepat, dimana semakin kedepan produk-produk mobil dituntut semakin efisien, semakin bebas perawatan dan  tidak merepotkan. Menurut hemat saya perkembangan teknologi pengecatan mobil bisa digambarkan, sbb:


Keterangan: pada awalnya (s/d 1980 an) proses pengecatan hanya sampai top coat. Proses ini memiliki kelemahan, yaitu warna top coat mudah luntur karena pigment-nya mudah menguap oleh sinar UV matahari.  Th. 1980 ke atas sudah mulai digunakan pelat galvanis yang lebih tahan karat dan proses pengecatan sendiri sudah banyak yang menerapkan pemakaian clear coat. Clear coat berguna untuk mem-blokade pigment warna top coat yang menguap oleh sinar UV matahari, sehingga warnanya awet meskipun sering terjemur di bawah terik matahari. Th. 1990 ke atas sudah mulai digunakan teknologi electro dipping coating untuk menutup kelemahan pelat galvanis, yang lapisan galvanisnya retak/ pecah/ tergores, pada saat pelat tsb. di press menjadi berbagai macam bentukan (pintu, kap mesin, kerangka monocoque, dll.). Th. 2000 an pada proses pengecatan sudah banyak yang menerapkan proses tambahan dengan istilah dagang “paint protection” atau “paint guard”, yang gunanya untuk menyempurnakan unjuk kerja clear coat, sehingga daya kilapnya lebih awet. Full kinclong!


b. Pengetahuan dasar mencuci mobil : dapat di baca ulang pada post Tips & Trik Mencuci Sendiri Mobil Anda.

obat bikin ganteng / cantik / sexy  mobil
c. Cairan pembersih: atau bugs and tar remover, adalah cairan khusus berbahan dasar MINYAK (oil base) untuk menghilangkan deposit bugs, tar, ter, lelehan aspal, dll., yang sulit dibersihkan dengan shampo mobil saja. Sayangnya sampai saat ini saya belum menemukan bugs and tar remover yang ampuh dan handal dengan hasil memuaskan, meskipun sudah saya coba dari yang harganya paling mahal sampai yang ekonomis. So Anda siap-siap saja lebih berkeringat. Berkeringat tapi menyehatkan, OK?


WARNING! 
Hindarkan semprotan cairan bugs and tar remover yang berbahan dasar minyak (oil base) ini menimpa bahan plastik mika bening, serta hindari cairan ini untuk membersihkan bahan plastik mika bening, misal: kaca mika; lampu depan, lampu kabut, lampu sein yang menempel di cover kaca spion, lampu belakang, reflektor, dll. Cepat atau lambat bahan minyak tsb. akan bersenyawa dengan bahan plastik mika bening dan menimbulkan warna kusam kekuningan sampai kecoklatan yang tidak bisa dihilangkan.


d. Cairan/ pasta poles: ada 2 tipe cairan/ pasta poles, yaitu tipe WAX dan tipe HARD SHELL. Tipe WAX harganya relatif murah dan daya tahan hasil polesannya sebentar, paling hebat 1 bulan. Tipe HARD SHELL harganya lebih mahal dengan daya tahan hasil polesan minimal 1 tahun. Kali ini saya sarankan untuk memakai “obat ajaib” produk SUPER HARD SHELL keluaran Turtle Wax. Hasilnya tidak kalah dengan produk CARLACK, tapi dengan harga lebih murah, hampir separuhnya. Dua-duanya juga dijual di toko ACE Hardware terdekat.
Note:
Jangan salah pilih cairan poles ex Turtel Wax ini, sebab di pasaran ada 2 jenis, yaitu: Hard Shell dan Super Hard Shell.
SuperHard Shell ini berbahan dasar AIR (water base), sehingga mudah dilarutkan/ diencerkan dengan air. Karena berbahan dasar air, maka cairan ini AMAN untuk membersihkan bahan plastik mika, misal: kaca mika; lampu depan, lampu kabut, lampu sein yang menempel di cover kaca spion, lampu belakang, reflektor, dll.

Mesin Poles Rumahan 7' 
e. Mesin poles: digunakan untuk mengoles cairan/ pasta poles secara merata keseluruh permukaan cat sekaligus proses polishing itu sendiri. Mesin poles model “rumahan” berukuran 7”, sudah cukup mumpuni untuk pengerjaan sendiri. Jika Anda naksir juga sama “mainan” ini, saya sarankan sebelum dipakai, buka dan belah dulu mesin poles “mainan” Anda, lalu tambahkan double tape type sponge pada plastik penahan motornya agar lebih awet, tidak mudah oblag-oblag/ longgar serta mengurangi getaran.

f. Lap poles:umumnya sudah menjadi satu paket dengan mesin poles. Dalam satu set lap poles ada 2 macam lap, yang berbulu kasar seperti handuk dan berbulu halus. Lap yang berbulu kasar digunakan untuk meratakan cairan poles dan proses polishing. Lap yang berbulu halus digunakan untuk proses lapping yang akan memunculkan lapisan "Super Hard Shell", sehingga cat menjadi sangat kinclong. Saran saya beli satu set lap poles ini lagi, untuk cadangan.

g. Kabel extension:digunakan agar mesin poles dapat beroperasi menjangkau semua bagian mobil. Lebih mantap kabel extension ini (lagi-lagi) bikinan sendiri dengan memakai kabel standard PLN (Perusahaan Listrik Negara) plus pilih colokan yang mantap habeeez. Lupakan kabel extension “rumahan” bikinan pabrik lokal, karena hampir semua buatannya abal-abal, sehingga sangat membahayakan bagi mesin dan operatornya.

h. Cairan/ pasta pembersih jamur kaca: cairan ini digunakan untuk menghilangkan water spot/ jamur kaca. Di luaran ada 2 tipe, tipe pertama merupakan cairan kimia keras yang penggunaannya harus ekstra hati-hati, karena cairan ini sifatnya sangat berbahaya sehingga tidak boleh terkena kulit langsung, terhirup pernafasan, terkena mata, terciprat ke cat mobil, kaca mobil, plastik, karet, bahan logam dan chrom yang ada pada mobil. Ribet ya... Untuk itu saya sarankan tipe yang kedua, tipe scrub, biasa berbentuk pasta, seperti GLASS SCRUB (lihat gambar di atas). Selain lebih aman juga ramah lingkungan dan hasil akhirnya lumayan tidak mengecewakan. Yang penting AMAN.

i. Lap katun: digunakan untuk keperluan memoles kaca. 
Note:
Cat kusam lebih banyak disebabkan oleh deposit kotoran berupa titik-titik sangat kecil-kecil yang sudah lama mengerak. 
Deposit dapat berupa: bugs and tar, ter, asphalt jalan, percikan cat spray, percikan cat tembok, kerak tanah dan kotoran lainnya, yang terakumulasi sedemikian lama, sehingga kecemerlangan cat berangsur-angsur memudar.
Cat kusam yang disebabkan oleh rusaknya cat, seperti bule, retak-retak, baret-baret parah dan banyak goresan, tidak bisa diselamatkan dengan cara poles. Jalan terbaik dengan di cat ulang secara keseluruhan.
Karena dikerjakan sendiri, maka pemolesan sebaiknya dilakukan bertahap menurut 3 zona yang ada. See Tips & Trik Mencuci Sendiri Mobil Anda .
Memoles kaca yang terbaik adalah dengan tenaga tangan. Bila menggunakan mesin poles dikuatirkan nano scrub yang terkandung didalamnya akan mengikis lapisan kaca secara berlebihan/ terlalu dalam, sehingga dapat merusak lapisan keras super tipis (coating anti blurr / glass tinted) bawaan asli kaca mobil.

Pengalaman saya, memoles kaca dengan GLASS SCRUB akan maksimal hasilnya dengan menggunakan sikat gigi bekas. Water spot/ jamur kaca yang paling bandelpun lenyap tanpa bekas dan kaca kembali kinclong seperti punya mobil baru tanpa ada goresan baru sedikitpun!


Tahapan memoles sendiri mobil Anda, sbb:

zona cuci = zona poles
  1. Mempersiapkan mobil dan semua peralatan seperti persyaratan di atas, dan pastikan tempat untuk memoles terang benderang dan bebas debu berterbangan.
  2. Mencuci mobil secara keseluruhan. Lihat Tips & Trik Mencuci Sendiri Mobil Anda.
  3. Mencuci sempurna Zona 1, yaitu: mencuci sekaligus menghilangkan semua deposit bugs and tar, ter, asphalt jalan, percikan cat spray, percikan cat tembok, kerak tanah dan kotoran lainnya, sampai tuntas.
  4. Memoles zona 1 secara merata dengan aplikasi lap poles berserat kasar, pada mesin poles, yang sudah dibubuhi cairan poles. Karena zona 1 bidangnya luas-luas, maka lakukan pekerjaan pemolesannya secara sepetak-sepetak sampai semua luasan tercakupi. Lakukan berulang-ulang sehingga benar-benar merata.
  5. Proses lapping zona 1 secara merata dengan aplikasi lap poles berserat halus, pada mesin poles, tanpa dibubuhi cairan poles atau obat apapun! lakukan pekerjaan lapping ini secara sepetak-sepetak sampai semua luasan tercakupi. Lakukan berulang-ulang sehingga benar-benar mengkilap dan kinclongnya merata.
  6. Mengulang dan menerapkan semua pekerjaan zona 1 di atas, mulai dari mencuci sempurna zona 2, memoles dan proses lapping, untuk menuntaskan zona 2.
  7. Mengulang dan menerapkan semua pekerjaan zona 1 di atas, mulai dari mencuci sempurna zona 3, memoles dan proses lapping, untuk menuntaskan zona 3.
  8. Mengulang dan menerapkan semua pekerjaan zona 1 di atas, mulai dari mencuci sempuna kaca mika, memoles dan proses lapping, untuk menuntaskan kaca mika lampu-lampu depan dan belakang.
  9. Membersihkan kerak-kerak dan kotoran di emblem-emblem dan celah-celah sempit dengan bantuan sikat gigi halus bekas.
  10. Mengulang dan menerapkan semua pekerjaan zona 1 di atas, mulai dari mencuci sempurna velg, memoles dan proses lapping, untuk menuntaskan velg-velg roda depan dan belakang.
  11. Memoles kacadepan, belakang, kaca spion kiri & kanan dan kaca-kaca samping kiri & kanan, dengan cairan/ pasta pembersih jamur kaca (glass scrub), dengan mengikuti sesuai petunjuk pemakaian “obat” ybs.
  12. Memeriksa ulang kerataan kilap di semua zona. Bila tidak ada yang belang atau perlu di ulang, berarti pekerjaan memoles sendiri mobil Anda sudah....?
  13. S E L E S A I.
Note:
Setiap kali jeda, usahakan untuk meletakkan mesin poles dengan bantalan kain poles menghadap ke atas. Hal ini untuk menghindarkan kontaminasi debu dan pasir masuk kedalamnya.
Semua pekerjaan bertahap di atas dapat selesai tuntas dalam waktu yang relatif, bisa cepat bisa juga lama, tergantung tingkat kekotoran permukaan cat. Waktu akan habis lebih banyak pada saat proses pencucian sempurna (mencuci sambil menghilangkan kerak sekecil-kecilnya).
Dari pengalaman, pekerjaan menghilangkan deposit bugs and tar, ter, asphalt jalan, percikan cat spray, percikan cat tembok, kerak tanah dan kotoran lainnya, yang terakumulasi sedemikian lama, merupakan pekerjaan yang tingkat kesulitannya tinggi dan sangat menguras tenaga dan waktu.
Untuk menghilangkan deposit bugs and tar, ter, asphalt jalan, percikan cat spray, percikan cat tembok, kerak tanah dan kotoran lainnya, yang terakumulasi sedemikian lama, belum saya temukan cara yang paling efektif. Menggunakan ujung kuku jari dan menggosok-gosokannya mili demi mili diseluruh permukaan zona-zona yang sudah dibasahi atau disemprot cairan Bugs & Tar Remover, saya kira masih merupakan cara yang terbaik untuk menghilangkan deposit kotoran di atas. 
Untuk mendapatkan efek wet look, Anda dapat mengulangi seluruh pekerjaan di atas (no. 1 s/d 13) dengan lebih ringan dan lebih cepat, setelah satu bulan berikutnya.


WARNING! 
Hindari penggunaan rubbing compound apapun jenisnya (cirinya, bila digosok dengan jari tangan akan terasa kasar seperti berpasir), dalam upaya untuk menghilangkan deposit bugs and tar, ter, asphalt jalan, percikan cat spray, percikan cat tembok, kerak tanah dan kotoran lainnya, yang terakumulasi sedemikian lama.

Sifat abrassive dari rubbing compound dapat mengikis habis dan merusak lapisan-lapisan pelindung cat seperti diatas (mulai dari paint protection s/d clear coat, bahkan besar kemungkinan top coat juga ikut terkikis sampai tipis). Dapat dipastikan pemakaian bahan ini menyebabkan cat mobil secara total akan rusak (istilah umum: bule) dalam tempo singkat. Demikian pula daya kilap yang dihasilkan setelah pemolesan, tidak akan mampu betahan lama. Semuanya karena pelapis-pelapis berdaya tangkal sinar UV matahari sudah lenyap terkikis habis.

  
Pekerjaan memoles adalah pekerjaan yang sangat riskan. Musuh paling utama adalah debu dan pasir halus. Sekali debu atau pasir halus termuat saat pemolesan, maka cat mobil akan “hancur” dan semua pekerjaan akan menjadi sia-sia. Jadi kehati-hatian, ketelitian dan ketekunan sangat diperlukan.
Jangan ragu-ragu dan segan-segan, memulai dari awal lagi pekerjaan mencuci, bila akan mengulang proses pemolesan yang sempat tertundabeberapa saat oleh karena sesuatu hal, misal: pacar Anda tiba-tiba telepon, minta diantarkan pergi ke salon langganan. Haha...
Ingat, sekali ada debu atau pasir halus termuat saat pemolesan, maka cat mobil akan “hancur”. Tidak peduli apakah mobil itu masih baru atau sudah kawakan. Baik yang sudah lunas maupun kreditnya masih jalan.

terjemur habezzzz...
Hasil kilap dari cairan poles diatas sungguh fantastis dan sangat memuaskan, berani diadu dengan hasil salon-salon mobil ternama. Selain itu kilapnya tidak berubah sama sekali, meskipun mobil saya sering terpapar sinar matahari terik, tercemar debu, tercemar polutan jalanan dan kehujanan, baik saat di rumah (carport rumah kami beratapkan langit biru) maupun saat parkir lama di lahan terbuka.



NEXT: menghilangkan baret halus, mengembalikan kecemerlangan kaca mika lampu yang sudah kusam/ belang kekuningan.

Good Luck & Peace...!



Morseton (techno Mix) - H And M
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Study with Me if not now when?